Kamis, 16 Mei 2013

Contoh Puisi...



Dewa telah mati
Penulis : subagyo sastrowardojo
Tak ada dewa di rawa-rawa ini
Hanya gagak yang mengakak malam hari
Dan siang terbang mengitari bangkai
Pertapa yang terbunuh dekat kuil

Dewa telah mati
Hanya ular yang mendesir dekat sumber
Lalu minum dari mulut
Pelacur yang tersenyum dengan baying sendiri

Bumi ini perempuan jalang
Yang menarik laki-laki jantan dan pertapa
Ke rawa-rawa mesum ini
Dan membunuhnya pagi hari




Sajak luar kepala
Karya : sitor situmorang
Ku catat dalam hati
(membaca dan menulis terlarang di sini)
Antara harap dan cemas
Kuraih masa depan
Dengan mantra citra

Di ujung terowongan gelap dan panjang
Lewat tembok dan terali-terali
Aku berdiri
Dan bukan dalam mimpi

Pintu terbuka ke dunia
(gemerincing kunci dan rantai gema tertinggal di belakang)
Dan kau disana seperi biasa
Tapi bisu

Selalu kau teringat padaku ?
Seperti aku tak pernah lupa padamu ?
Tak sepatah keluar dari mulutmu
Tapi setitik air mata tercurah

Sekeliling gema sepi
Mantraku tumpul
Dibeton kelabu penjara

Sajak putih
Karya : chairil anwar
Bersandar pada tari warna pelangi
Kau depanku bertudung sutra senja
Dihitam matamu kembang mawar dan melati
Harum rambutmu mengalun bergelut senda

Sepi menyanyi malam dalam mendoa tiba
Meriak muka air kolam jiwa
Dan dalam dadaku memerdu lagu
Menarik menari seluruh aku

Hidup dari hidupku pintu terbuka
Selama matamu bagiku menganadah

Selama kau darah mengalir dari luka
Antara kita mati datang tidak membelah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar