Selasa, 01 Januari 2013

Unsur Interistik Cerita


Kompetensi dasar         :
·         Mengidentifikasi unsur sastra (interinsik dan ekstrinsik) suatu cerita yang disampaikan secara langsung atau melalui rekaman.


·         Alur/plot.
Rangkaian peristiwa yang tersusun berdasarkan hubungan kausalitas (hubungan sebab/akibat)
Jenis alur :
a.     Alur maju/linear/kronologis.
b.     Mundur/flash back.
c.     Maju mundur/campuran/zig zag.
·         Tokoh/pelaku.
Individu rekaan yang mengalami peristiwa atau perlakuan di dalam berbagai peristiwa atau perlakuan di dalam berbagai peristiwa dalam cerita :
a.     Tokoh utama.
b.     Tokoh bawahan/tambahan.
Cara menentukan tokoh utama :
1.     Tokoh yang paling banyak berhubungan dengan tokoh lain.
2.     Tokoh yang paling banyak dikisahkan oleh pengarangnya.
3.     Tokoh yang paling banyak terlibat dengan tema cerita.
·         Penokohan dan perwatakan.
Penyajian watak tokoh dan penciptaan citra tokoh di dalam karya sastra.
a.     Langsung (deskripsi pengarang).
b.     Dialog tokoh.
c.     Dialog tokoh lain.
d.     Tingkah laku tokoh.
e.     Jalan pikiran tokoh.
f.     Lingkungan tokoh.
·         Latar/setting.
1.     Tempat.
2.     Waktu
3.     Suasana.
·         Sudut pandang/point of view.
1.     Akuan sertaan (first person centra)
Orang pertama pelaku utama.
2.     Akuan taksertaan (first person peripheral)
Orang pertama pelaku tambahan.
3.     Akuan terbatas (third person omniscient)
Orang ketiga terbatas tahu.
4.      
·         Gaya berbahasa/style.
1.     Westerning            : kebarat-baratan.
2.     Jorok
3.     Matematis              : penuh perhitungan.
4.     Romantis.
5.     Filosofis.
6.     Religious                 : selalu berhubungan dengan keagamaan.
7.     Regionis                  : kedaerah-daerahan.
8.     Majasis                  :Majas.
·         Tema.
Merupakan gagasan sentral jiwa/inti cerita.
Tema dirumuskan dengan menjawab pertanyaan “Apa yang membuat cerita itu tampak bernilai?”
1.     Pendidikan adalah “harta” yang tak bernilai.
2.     Kesehatan adalah modal utama meraih kesuksesan.
3.     Kekuatan cinta dapat mengalahkan segalanya.
·         Amanat/pesan yang dititipkan pengarang melalui cerita.
Setiap tingkah laku pola pikir yang diharapkan pengarang.
Setelah  pembaca membaca cerita yang dibuatnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar